www.objekwisata.com – Seiring dengan perkembangan industri kuliner, semakin berkembang pula persaingan di industri tersebut. Kalau tidak memiliki konsep yang unik, pastinya akan sulit bertempur dengan para pesaing lainnya. Nah, untuk itu para pemilik restoran harus memeras otak untuk mencari ide – ide baru nan unik sehingga bisa menarik pengunjung datang ke restorannya. Jadi, berikut ini kami sajikan beberapa restoran dengan konsep yang unik [baca:aneh] :
10. Dans Le Noir
Gambar di atas bukanlah rusak atau salah gambar tetapi memang keadaan di dalam restoran yang sebenarnya. Dans Le Noir dalam bahasa Perancis artinya di dalam kegelapan dan memang seperti itulah kita akan makan di restoran ini. Dans le Noir terdapat di Moscow, Paris, dan London. Ketika kita memasuki restoran ini, kita diminta untuk menyerahkan ponsel dan apapun benda lain yang dapat mengeluarkan cahaya, lalu menaruhnya di dalam loker. Kemudian kita memesan menu ‘kejutan’ di mana kita tidak tahu apa yang akan kita dapatkan, setelah itu kita akan dibawa ke meja kita oleh pramusaji. Di dalam, kita tidak dapat melihat apapun atau apa yang kita makan.
9. Dick’s Last Resort
Dick’s Last Resort adalah sebuah bar dan restoran kecil di Amerika Serikat, dikenal karena dengan sengaja mempekerjakan staf yang menjengkelkan dan menggunakan dekorasi yang vulgar. Rantai restoran ini terdiri dari 7 restoran, yaitu di dekat Petco Park, California, dan lainnya di dalam hotel Excalibur, Las Vegas, dan dikenal dengan nama ‘The Shame O’ The Strip’. Restoran ini menggunakan meja gaya piknik dan tidak ada taplak meja. Pendiri restoran ini sebelumnya pernah mencoba membuka restoran dengan gaya formal atau yang biasa disebut dengan restoran “fine-dining”. Namun sayangnya restoran itu gagal dan berakibat pada kebangkrutan. Sang pemilik kemudian mengambil strategi 180 derajat, yaitu dengan membuka restoran dengan gaya “sle-nge-an”. Setiap pengunjung yang masuk diberikan topi besar berbentuk kondom dan bertuliskan kata – kata yang kurang sopan untuk digunakan selama mereka makan, Memang serbet tidak diberikan di meja, tetapi dilemparkan kepada para pengunjung oleh para pramusaji.
8. Eternity Restaurant
Restoran peti mati, disebut Eternity yang dalam bahasa Indonesia berarti Keabadian, adalah sebuah karya dari rumah duka di kota Truskavets. Pemilik restoran berharap restoran mereka akan mendapat gelar sebagai peti mati terbesar di dunia, menarik turis dari berbagai negara ke kota itu. Menu – menu yang ditawarkan juga memiliki nama yang sangat menarik, misalnya “Salad 9 Hari” atau “Salad 40 Hari”, yang mana 9 dan 40 hari adalah ritual berkabung para masyarakat lokal. Menu lainnya yang juga menarik adalah menu dengan nama “Let’s meet in paradise” atau “Mari kita betemu di sorga”. Pemilik restoran juga berusaha menghadirkan suasana pemakaman dalam restorannya, yaitu dengan meletakan sebuah lilin di setiap meja.
7. Dinner In The Sky
Dinner In The Sky, Makan Malam Di Langit, adalah untuk mereka yang mengharapkan lebih dari restoran yang dikelilingi oleh 4 tembok dan lantai yang solid. Di restoran ini, para pengunjung akan memakan santapan makan malam mereka di atas meja di udara yang ditopang oleh sebuah derek. Kedengarannya memang gila, tetapi restoran ini memiliki konsep yang unik bagi kalangan kelas atas dan penggila-petualangan yang menginginkan sesuatu yang ekstrim saat makan. Sekalipun berasal dari Belgia, restoran dapat dipindahkan ke mana saja karena diangkat menggunakan derek. Jadi dengan memindahkan derek maka restoranpun akan ikut begerak. Telah ada beberapa acara makan malam di Paris dan Brussels, New York dan Air Terjun Niagara.
6. Hobbit House
Apakah teman – teman sudah menonton film The Hobbit yang belum lama ini keluar di bioskop ? Nah ternyata ada loh restoran yang dibuat oleh sekelompok Hobbit, atau orang cebol. Berlokasi di Manila, di distrik Malate, seluruh staf The Hobbit House adalah orang cebol. Area Malate adalah daerah yang kompetitif untuk restoran karena di daerah itu terdapat banyak restoran yang menjadi kompetitor. Namun The Hobbit House berhasil bertahan menghadapi kompetisi dikarenakan penawaran dari fine dining, live music, dan tentu saja, staf Hobbits yang unik.
5. Christian Cafe
Di Jepang, Kekristenan masih menjadi hal yang baru, jadi mereka mengubahnya menjadi tema restoran di Shinjuku. Tempat ini terlihat seperti gereja dan penuh dengan gambar – gambar religius dan patung – patung, yang membuatnya menjadi tempat yang sangat ortodok. Di dalam restoran ini terdapat banyak patung tokoh – tokoh Kristen, Bunda Maria dan banyak hal yang umumnya ditemukan di gereja – gereja Katolik.
4. New Lucky
Restoran New Lucky ini terletak di Ahmadabad dan dikenal karena teh susu, kue mentega gulung dan kuburan di antara meja – mejanya. Krishan Kutti Nair telah membantu menjalankan restoran yang dibangun di atas kuburan Muslim berusia lebih dari seratus tahun selama hampir 4 dekade, tetapi ia tidak tahu siapa yang dikubur di bawah lantai kafe tersebut. Paa pengunjung tampaknya menyukai kuburan, yang menyerupai peti mati kecil yang terbuat dari semen. Seperti tampak di gambar, kuburan dicat hijau dengan dipagari besi pendek. Kuburan – kuburan itu tersebar di dalam restoran. Para pramusaji sudah hapal letak – letak kuburan tersebut sehingga tidak pernah tersandung dan dapat mengantarkan pesanan dengan cepat.
3. Modern Toilet
Di Modern Toilet, sebuah restoran di Taiwan, setiap pengunjung duduk di atas kloset acrylic yang dihiasi dengan gambar – gambar bunga mawar atau lukisan jaman Renaissance. Setiap orang menyantap makanannya di atas meja kaca dengan duduk di atas kloset. Para pramusaji akan membawa makanan di atas sebuah mangkok berbentuk kloset duduk dan Anda dapat minum menggunakan plastik urin ( sebuah souvenir ). Restoran ini juga menawarkan es krim berbentuk kotoran. Apabila Anda pernah melihat bentuk kotoran yang sering dipamerkan Crayon Sinchan, nah bentuk es krim ini persis menyerupai itu.
2. Hitler’s Cross
Hitler’s Cross adalah sebuah kafe di Mumbai, India, lengkap dengan logo khas Nazi. Ide ini dicetuskan oleh Puneet Sabhlok, sang pemilik yang adalah seorang pengusaha di bidang restoran. Puneet mengatakan bahwa ia ingin agar nama kafe nya mudah diingat, jadi ia memilih nama Hidtler’s Cross. “Semua orang tahu Hitler”, Puneet menjelaskan dalam sebuah interview yang dilakukan di restorannya. Setelah tekanan yang intens dari ADL, German dan diplomat Israeli serta komunitas Yahudi India, nama kafe itu diubah menjadi The Cross.
1. Nyotaimori Restaurants
Di Jepang ada banyak restoran yang mengikuti metode Nyotaimori dalam menyajikan makanan di atas tubuh manusia – yang biasanya telanjang. Sebelum bisa menjadi “penampang sushi hidup”, orang tersebut harus dilatih untuk berbaring selama berjam – jam tanpa bergerak. Dia kemudian harus dapat menahan dingin di atas kulit yang diakibatkan makanan dingin. Sebelum melayani, individual harus mandi menggunakan sabun yang tidak berbau lalu mandi menggunakan air dingin untuk mendinginkan tubuh agar terbiasa dengan dinginnya sushi yang akan disajikan.
Nah itulah 10 restoran dengan konsep unik di dunia. Mana yang menurut kamu memiliki konsep yang paling unik ? Ayo bagikan pendapat kamu melalui form komentar di bawah ini.
Pencarian masuk :
- restoran teraneh (16)